4 Peristiwa Warnai Sidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya Hari Ini

Instant Robust Hosting Services

Berita terkait 4 Peristiwa Warnai Sidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya Hari Ini ini bungomedia sajikan untuk anda yang sedang mencari berita terpopuler yang kami kutip dari berbagai situs.

Anda juga bisa mencari berita terkait yang kami rangkum dalam topics Breaking News, yang kami publis pada 2023-01-16 09:26:21.

Sekilas Tentang Bungomedia.eu.org, kami adalah blog yang membahas banyak hal, dari ekonomi, bisnis, tutorial, cara bisnis online, mengulas produk dan menyediakan jasa backlink portal media berita nasional.

Semua informasi yang kami beritakan di kutip dari berbagai sumber terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak dan join di channel TelegramLokerNews” agar tidak ketinggalan berita loker terbaru Lainnya, silahkan Klik https://t.me/lokernews

Berikut ini berita dan informasi selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

4 Peristiwa Warnai Sidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya Hari Ini

Suara Joglo – Lima tersangka kasus Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan lainnya bakal menjalani sidang perdana hari ini di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Kelimanya yakni AKP Hasdarmawan (Danki 3 Brimob Polda Jatim), Kompol Wahyu Setyo Pranoto (Kabag Ops Polres Malang). Kemudian AKP Bambang Sidik Achmadi (Kasat Samapta Polres Malang), Abdul Haris (Ketua Panpel Arema FC), Suko Sutrisno (Security Officer).

Mereka disangkakan dengan pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan korban luka dan korban jiwa. Sementara tersangka yang terlibat dari Panpel (panitia pelaksana) dikenakan pasal 103 UU No 11 tahun 2022 junto pasal 359 dan 360 KUHP.

Sejak beberapa hari lalu menjelang sidang sampai sekarang, terjadi sejumlah peristiwa yang terkait dengan sidang tersebut. Berikut ini 4 peristiwa yang dirangkum joglo.suara.com:

Baca Juga:Jadwal Siaran Langsung Final Piala AFF 2022 Thailand vs Vietnam Hari Ini, Lengkap dengan Link Live Streaming

1. Arema dan Bonek dilarang ke Surabaya

Aremania dan Bonek, dua suporter fanatik Arema FC dan Persebaya Surabaya dilarang datang ke lokasi sidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya. Larangan Aremania ke Surabaya ini muncul pertama kali dari Bonek Sidoarjo. 

Mereka berkirim surat kepada Polresta setempat agar mencegah Aremania melewati Sidoarjo mengingat kota itu selama ini menjadi basis terbesar kedua pendukung Persebaya alias Bonek. Setelah itu giliran imbauan dari Bonek Surabaya.

Larangan ini kemudian juga diberikan oleh Polrestabes Surabaya. Kabag OPS Polrestabes Surabaya, AKBP Toni Kasmiri. Ia mengatakan, keamanan sidang bakal dikawal ketat oleh personel kepolisian dibantu TNI. Sebagai langkah antisipasi, Aremania dan Bonek dilarang hadir.

2. Media dilarang meliput ke dalam ruang sidang

Baca Juga:Antisipasi Apple Atasi Kerusakan Layar Lipat Terbongkar

Sementara itu Humas PN Surabaya, Suparno mempersilakan media untuk mengambil gambar, tetapi tidak diperkenankan melakukan siaran langsung atau live streaming.

“Kalau mau ambil gambar silakan (bagi awak media). Jadi pada saat itu, tidak boleh live streaming,” ujarnya.

Suparno menyebutkan, adanya peraturan terkait larangan melakukan siaran langsung bagi awak media tersebut sudah diterapkan dalam sidang Ferdy Sambo yang digelar di PN Jakarta Selatan.

Suparno juga mengingatkan kepada awak media untuk selalu menggunakan kartu identitas (ID Pers) selama meliput sidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya.

“Soalnya nanti (awak media) yang gak pakai identitas atau name tag dari wartawan bakal menganggu persidangan,” ucapnya.

3. Demonstrasi di Malang

Sehari menjelang sidang di PN Surabaya ini juga diwarnai aksi massa mengatasnamakan Arek Malang Bersikap menggelar aksi unjuk rasa di kantor Arema FC Jalan Mayjend Panjaitan, Kota Malang, Minggu (15/1/2023). 

Aksi dimulai dengan melakukan tabur bunga dan peletakan batu nisan di halaman markas klub berjuluk Singo Edan tersebut. Massa aksi juga membentangkan sejumlah poster seruan terkait Tragedi Kanjuruhan yang ditujukan untuk manajemen Arema FC. Poster berisikan kalimat ‘Suporter Cari Keadilan, Kalian Sibuk Cari Cuan, Silahkan Pergi’. 

Ada pula bertuliskan ‘Arek Malang Boikot Klub Tanpa Empati’. Terdapat juga potret Iwan Budianto selaku pemilik saham terbesar Arema FC.

Perwakilan Arek Malang Bersikap, Yoyok, menyampaikan sejumlah tuntutan melalui alat pengeras suara. Pertama, menuntut Arema FC atau PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI) selaku klub yang amoral untuk mundur dari 
kompetisi.

Kedua, menolak segala aktivitas PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI) atau Arema FC sebagai salah satu pihak yang terlibat Tragedi Kanjuruhan untuk beraktivitas di Malang Raya. 

Ketiga, mendesak PT AABBI atau Arema FC sebagai subjek hukum korporasi untuk ikut berpartisipasi upaya usut tuntas Tragedi Kanjuruhan serta kooperatif dalam proses hukum yang berjalan.

4. PSSI Usulkan 1 Oktober jadi hari libur sepak bola

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, pihaknya mengusulkan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai hari libur bagi semua aktivitas sepak bola nasional termasuk pertandingan maupun turnamen demi menghormati korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang.

“Sebagai respons dan keseriusan PSSI menanggapi tragedi Kanjuruhan untuk mengajak semua pihak agar setiap tanggal 1 Oktober menjadi hari libur sepak bola Indonesia. Mudah-mudahan semua yang hadir di sini menyepakatinya,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam pidatonya di Kongres Biasa PSSI 2023 di Jakarta, Minggu.

Menurut Iriawan, Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 dan menewaskan 135 orang serta melukai ratusan lainnya menimbulkan luka mendalam bagi PSSI dan dirinya pribadi. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menyebut bahwa semua korban peristiwa berdarah itu adalah pahlawan sepak bola.


Loading…

Kesimpulan

Itulah informasi tentang 4 Peristiwa Warnai Sidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya Hari Ini yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui situs berikut ini: https://joglo.suara.com/read/2023/01/16/092621/4-peristiwa-warnai-sidang-tragedi-kanjuruhan-di-pn-surabaya-hari-ini

Comment