Camat Payakumbuh Timur Dimutasi Gara-gara Buat Konten ala Citayam Fashion Week

Miris, Seorang Camat Payakumbuh Dimutasi Gara-gara Membuat Konten ala Citayam Fashion Week

Nasional88 Views
Promo Hosting SSD Unlimited

Bungomedia, Payakumbuh – Euforia Citayam Fashion Week atau CFW tampaknya belum kunjung reda. kabar teranyar, Dewi Novita Camat Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat dicopot dari jabatannya alias dimutasi sebab mengikuti tren tersebut.

Sebelumnya, beberapa media memberitakan bahwa Dewi Novita dicopot dari jabatannya. Namun, kepada langgam.id mitra Teras.id, Dewi menyampaikan bahwa ia sebenarnya dimutasi menjadi Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP. Dengan kata lain, Dewi tetap menjadi Pegawai Negeri Sipil atau PNS dengan eselon yang sama.

Problematik yang menimpa camat terbaik se-Payakumbuh ini bermula ketika dirinya mengunggah konten berjalan bak peragawati ala CFW. Dalam video tersebut, Dewi terlihat mengenakan pakaian dinas dan berkacamata hitam.

Sayangnya, siapa sangka, tindakan Dewi tersebut justru berbuntut pada pemutasian dirinya ke instansi lain. Hal ini sangat disayangkannya sebab tak lama sebelum kejadian ini, Dewi menerima penghargaan sebagai camat terbaik di Kota Payakumbuh dan hendak mempersiapkan diri pada kompetisi di jenjang provinsi.

Salah satu institusi yang mengkritik aksi Dewi di konten tersebut adalah Majelis Ulama Indonesia atau MUI Payakumbuh. Diberitakan oleh Antara News, teguran tersebut disampaikan langsung kepada Wali Kota Payakumbuh karena tindakan Dewi yang dinilai kurang sopan.

Kendati demikian, Dewi mengaku telah legawa atau menerima keputusan tersebut. Meskipun, ia mengharapkan bahwa pemutasian sebaiknya dilakukan setelah ia selesai bertanding di tingkat provinsi.

“Kita harus arif menanggapi itu semuanya, itu aja. Mungkin MUI ada benarnya, kita terima saja. Dan saya tidak melakukan perlawanan, dipindahkan, ya saya terima,” kata dia.

“Persiapan kami di kecamatan sudah matang. Kalau saya memang diberikan punishment juga, kenapa tidak ditunggu penilaian dulu baru dipindahkan. Itu bentuk kekecewaan saya. Menjadi camat terbaik itu tidak mudah, karena tidak akan terulang untuk kedua kalinya,” kata Dewi.

Sumber: Seleb.Tempo

Camat Payakumbuh Dimutasi Gara-gara Membuat Konten ala Citayam Fashion Week

Camat Payakumbuh Dimutasi Gara-gara Membuat Konten ala Citayam Fashion Week
Camat Payakumbuh Dimutasi Gara-gara Membuat Konten ala Citayam Fashion Week

Miris, Seorang Camat Payakumbuh Dimutasi Gara-gara Membuat Konten ala Citayam Fashion Week

Fashion Week ala Citayam mulai mewabah di berbagai daerah dan menuai berbagai tanggapan buruk dari masyarakat. Di Payakumbuh Sumatera Barat, seorang ibu camat cantik mencoba untuk bergaya ala Citayam Fashion Week dengan memanfaatkan zebra cross dan sempat viral di media sosial, namun juga berimbas terhadap jabatannya sebagai ASN yang dimutasi paska aksi fashionnya di jalan raya.

Dalam Potongan video tersebut yang viral di media sosial terlihat aksi seorang ibu camat cantik Payakumbuh Timur yang bergaya ala Citayam Fashion Week di jalan protokol Kota Payakumbuh.

Aksi Dewi Novita, Camat Payakumbuh Timur ini langsung viral beredar luas di media sosial dan menuai berbagai tanggapan dari masyarakat melalui media sosial.

Bahkan aksi ini sempat diprotes oleh pihak MUI Payakumbuh, yang menganggap aksi lenggak lenggoknya di jalan tidak sesuai dengan adat budaya lokal

Paska dari aksinya ini yang sempat diprotes, sempat beredar juga kalau Dewi dicopot dari jabatannya sebagai Camat Payakumbuh.

Saat dikonfirmasi dengan Dewi, aksinya fashion show di jalan ini memang ia terinspirasi dengan gaya Citayam Fashion Week, apalagi Payakumbuh juga pernah mengadakan Payakumbuh Fashion Week sebelum di Citayam Fashion Week diadakan.

Terkait rumor yang telah beredar di tengah masyarakat kalau imbas dari aksinya ini jabatannya sebagai camat Payakumbuh Timur telah dicopot, Dewi Menyanggah.

“Jabatan camat ini Dewi Menyanggah bukan dilepas, melainkan akan dimutasi ke jabatan yang baru yaitu sebagai sekretaris Satpol PP dan Damkar di Payakumbuh dengan grade yang sama setingkat eselon tiga,” katanya.

Hal ini memang dibenarkan oleh walikota payakumbuh Riza Fahlepi/ mutasi ini terkait kebutuhan organisasi dan grade kepangkatan yang tetap sama.

Comment