Jadi Perhatian Dunia Kesehatan, Penderita AIDS di Indonesia Mayoritas Usia Produktif

Instant Robust Hosting Services

Berita terkait Jadi Perhatian Dunia Kesehatan, Penderita AIDS di Indonesia Mayoritas Usia Produktif ini bungomedia sajikan untuk anda yang sedang mencari berita terpopuler yang kami kutip dari berbagai situs.

Anda juga bisa mencari berita terkait yang kami rangkum dalam topics Breaking News, yang kami publis pada 2022-11-29 18:30:00.

Sekilas Tentang Bungomedia.eu.org, kami adalah blog yang membahas banyak hal, dari ekonomi, bisnis, tutorial, cara bisnis online, mengulas produk dan menyediakan jasa backlink portal media berita nasional.

Semua informasi yang kami beritakan di kutip dari berbagai sumber terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak dan join di channel TelegramLokerNews” agar tidak ketinggalan berita loker terbaru Lainnya, silahkan Klik https://t.me/lokernews

Berikut ini berita dan informasi selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Jadi Perhatian Dunia Kesehatan, Penderita AIDS di Indonesia Mayoritas Usia Produktif

Suara.com – Menjelang Hari AIDS sedunia pada 1 Desember mendatang, Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat akan bahaya mengenai penyakit ini. Penyakit AIDS sendiri, hingga saat ini masih mengintai masyarakat serta menjadi perhatian bagi bidang kesehatan.

Berdasarkan keterangan Direktorat Promkes dan PM Kementerian Kesehatan, Dra. Herawati, MA, di Indonesia AIDS masih terbilang cukup tinggi, khususnya pada usia produktif. Herawati mengatakan, di Indonesia AIDS banyak menyerang pada masyarakat berusia 19-59 tahun.

“Pada usia produktif sih 19 sampai 59 tahun, ya mereka masih bekerja, di kalangan usia produktif pokoknya,” ucap Herawati saat diwawancarai di The Dharmawangsa Hotel, Selasa (29/11/2022).

Mitos HIV AIDS dan Stigma Pengidapnya – Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)

Herawati mengungkapkan, dengan tingginya angka AIDS di Indonesia, nantinya para calon pengantin akan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Hal ini guna mencegah penularan AIDS. Apalagi, biasanya AIDS menular dari ibu hamil kepada bayi di dalam kandungannya.

Baca Juga:
Daftar Hari Besar Desember 2022 Nasional dan Internasional: Hari AIDS Sedunia hingga Hari Ibu

“Ini kan penularan dari ibu hamil ke anak. Itulah yang harus di edukasi upayanya dilakukan memang untuk para catin (calon pengantin) itu, dia harus memeriksakan kesehatannya dulu. Nah kalau dia sehat itu ada sertifikatnya nanti bahwa dia sehat dan bisa lanjut untuk menikah karena ini untuk memperkecil penularan,” sambung Herawati.

Tidak hanya itu, dengan adanya pengembangan transformasi layanan primer, nantinya para kader akan diminta untuk mengunjungi rumah-rumah warga untuk melakukan kontrol serta edukasi sekaligus mengajak untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Sekarang adanya transformasi layanan primer, di posyandu para kader harus melakukan kunjungan rumah semua warga harus dikunjungi. Jadi komunikasinya juga harus baik supaya dia mau memeriksakan ke puskesmas,” jelasnya.

Menurut Herawati, edukasi yang diberikan kepada masyarakat juga dapat membantu menghilangkan stigma para penderita AIDS yang dianggap buruk.

Sementara itu, para penderita juga dapat terus mengonsumsi obat secara rutin dengan adanya pemantauan dari kader maupun keluarga. Dengan edukasi menghilangkan stigma yang ada, ini juga akan membantu penderita tidak merasa sedih dengan penyakit yang dideritanya.

Baca Juga:
(HOAKS) Waspada Modus Cek Status Vaksinasi Lewat Telepon

“Upaya kita juga edukasi ya, memang ini sangat sensitif terutama orang yang udah kena AIDS itu kan jadi stigma ya, Tapi itulah menjadi tantangan bahwa stigma itu harus dihilangkan. Sementara kalau sudah menderita harus minum obat mau enggak mau. Banyak orang juga putus di tengah jalan gitu mau minum obat. Itulah peran pendamping bisa kader keluarga supaya dia minum obat,” pungkas Herawati.

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Jadi Perhatian Dunia Kesehatan, Penderita AIDS di Indonesia Mayoritas Usia Produktif yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui situs berikut ini: https://www.suara.com/health/2022/11/29/183000/jadi-perhatian-dunia-kesehatan-penderita-aids-di-indonesia-mayoritas-usia-produktif

Comment

News Feed