On-Street Parking Kota Surabaya Dipelajari, Pastikan Manfaat Lebih Besar dibandingkan Dampak Kemacetan

Instant Robust Hosting Services

Berita terkait On-Street Parking Kota Surabaya Dipelajari, Pastikan Manfaat Lebih Besar dibandingkan Dampak Kemacetan ini bungomedia sajikan untuk anda yang sedang mencari berita terpopuler yang kami kutip dari berbagai situs.

Anda juga bisa mencari berita terkait yang kami rangkum dalam topics Breaking News, yang kami publis pada 2023-01-12 11:37:08.

Sekilas Tentang Bungomedia.eu.org, kami adalah blog yang membahas banyak hal, dari ekonomi, bisnis, tutorial, cara bisnis online, mengulas produk dan menyediakan jasa backlink portal media berita nasional.

Semua informasi yang kami beritakan di kutip dari berbagai sumber terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak dan join di channel TelegramLokerNews” agar tidak ketinggalan berita loker terbaru Lainnya, silahkan Klik https://t.me/lokernews

Berikut ini berita dan informasi selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

On-Street Parking Kota Surabaya Dipelajari, Pastikan Manfaat Lebih Besar dibandingkan Dampak Kemacetan

Suara.com – Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Jawa Timur tengah melakukan kajian atas kenaikan tarif parkir on street (on-street parking) atau tepi jalan. Tujuannya memastikan kebutuhan parkir lebih besar manfaatnya ataukah justru menimbulkan dampak kemacetan.

Dikutip dari kantor berita Antara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru di Surabaya, Kamis (12/1/2023) menyatakan bahwa parkir tepi jalan menjadi salah satu pendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tentunya dari sisi PAD memang baik, akan tetapi dari segi kelancaran lalu-lintas harus dipertimbangkan karena tidak semua parkir akan memberikan dampak positif. Hambatan samping menjadi dampak negatif,” jelas Tundjung Iswandaru.

Gedung Siola Surabaya, di masa lalu adalah pusat perbelanjaan, kekinian menjadi fasilitas layanan publik. Sebagai ilustrasi (Suara.com/Dimas)

Ia menandaskan bahwa keberadaan parkir tepi jalan harus diperhitungkan dengan berapa kerugian pengguna jalan raya. Yaitu akibat dampak yang ditimbulkan karena kemacetan. Oleh sebab itu, parkir tepi jalan seharusnya tarifnya lebih mahal dari parkir yang tersedia di gedung dan halaman.

Baca Juga:
Dishub Medan Buka Layanan Pengaduan Gangguan Lampu Penerangan Jalan Umum, Bisa Dihubungi 24 Jam

“Harus dibesarkan parkirnya, jangan Rp 5.000. Kalau bisa Rp 7.000, supaya orang kalau mau parkir yang murah bisa memilih di gedung. Kalau di pinggir jalan parkirnya (dibuat) mahal supaya jalannya terjaga untuk orang-orangnya,” tukas Tundjung Iswandaru.

Oleh sebab itu, Dishub Surabaya juga berencana menerapkan Transport Demand Management (TDM) di beberapa lokasi. Langkah ini bertujuan untuk pengendalian kendaraan pribadi sekaligus mencegah kemacetan dengan membatasi parkir di tepi jalan.

“Misal parkir boleh di Jalan Tunjungan, kalau mau parkir di Gedung Siola murah, kalau di Jalan Tunjungan mahal. Biar orang itu cuma sebentar saja kemudian pergi dan tidak menimbulkan macet,” ujar Tundjung Iswandaru mencontohkan.

Ketika ditanya kapan kenaikan tarif parkir tepi jalan mulai diterapkan, ia menyatakan belum dapat memastikan. Namun, sekarang ini pihaknya terus mengkaji terkait rencana kenaikan tarif parkir tepi jalan.

“Ini kami kaji dulu karena berimbas terhadap PAD parkir juga,” kata Tundjung Iswandaru.

Baca Juga:
Tembak Mati Pegawai Dinas Perhubungan Makassar, Anggota Brimob Dihukum 20 Tahun Penjara

Sebagai catatan, saat ini terdapat 1.200 titik parkir tepi jalan yang tersebar di beberapa wilayah Kota Surabaya. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya di saat pandemi COVID-19, yaitu 700 titik lokasi.

Keberadaan parkir on street ini berdampak besar terhadap penerimaan PAD Kota Surabaya. Seingga Dishub Surabaya akan terus berupaya untuk mengurangi pengendara parkir tepi jalan tanpa berimbas pada pengurangan terhadap PAD.

“Jadi yang benar kami larang parkir di badan jalan. Kami sediakan parkir di halaman atau di gedung. Harusnya kami tingkatkan nominalnya (tarif parkir), supaya titiknya berkurang, akan tetapi pendapatan (PAD) tetap,” kata dia.

Kesimpulan

Itulah informasi tentang On-Street Parking Kota Surabaya Dipelajari, Pastikan Manfaat Lebih Besar dibandingkan Dampak Kemacetan yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui situs berikut ini: https://www.suara.com/otomotif/2023/01/12/113708/on-street-parking-kota-surabaya-dipelajari-pastikan-manfaat-lebih-besar-dibandingkan-dampak-kemacetan

Comment